Ilmu Pengetahuan Umum

Meander Si Kelokan Sungai

Meander Si Kelokan Sungai

Kidnesia.com -  Sungai sering terlihat berkelok-kelok seperti ular ketika dilihat dari atas. Sungai yang berkelok ini terjadi hampir di semua sungai di dunia. Kok bisa begitu, ya? Apakah semua sungai kompak untuk berkelok?

Meander

Proses pembentukan meander. Sumber foto: id.wikipedia.org.

Proses pembentukan meander. Sumber foto: id.wikipedia.org.

Kelokan sungai disebut juga meander. Meander terjadi karena aliran sungai mengikis tepi sungai. Kecepatan aliran di masing-masing tepi berbeda. Perbedaan kecepatan terjadi karena adanya penghalang di aliran sungai itu.

Kamu bisa bayangkan air mata anak kecil yang sedang menangis. Ketika melewati bagian pipi yang tidak rata, air mata akan berbelok. Aliran air mata menjadi berkelok-kelok. Tak heran kalau air mata yang berlinang sering dikatakan "menganak sungai", seperti anak sungai.

Tanda Koma

Meander yang terbentuk akibat aliran sungai makin lama makin melengkung sampai membentuk seperti tapal kuda. Kalau sudah berbentuk seperti ini, kadang-kadang aliran sungai akan kembali mengalir lurus. Kelokan akan terputus dari aliran sungai dan menjadi genangan, kolam, atau danau. Bentuknya melengkung atau seperti tanda koma.

Teks: Sylvana. Sumber foto thumbnail: flickr.com.

Author

kidnesia

Tags

Related Article