Ada Apa di Pangkalan Bun?

Ada Apa di Pangkalan Bun

Kidnesia.com - Pangkalan Bun mendadak akrab di telinga kita karena menjadi tempat evakuasi musibah AirAsia QZ8501. Yang sering disebut-sebut, di sana ada Bandara Iskandar, RS Imanuddin, juga Teluk Kumai. Selain itu, ada apa lagi di Pangkalan Bun?

Kalimantan Tengah

Pangkalan Bun? Bobo pernah mendengar nama ini. Tetapi dimana letak Pangkalan Bun pada peta? Ayo, kita buka Google Map dan cermati peta Pulau Kalimantan. Mm, ternyata Pangkalan Bun terletak di Provinsi Kalimantan Tengah.

Yap, Pangkalan Bun adalah ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat. Sebagai pusat pemerintah tingkat kabupaten, Pangkalan Bun cukup ramai. Dengan slogan Pangkalan Bun kota MANIS (singkatan Minat, Aman, Nikmat, Indah, Segar) kota ini senantiasa bersolek untuk menjadi kota yang bersih, tertib, rapi, indah, segar, dan aman.

bobbysajja wordpress com

Pangkalan Bun, kotanya bersih. Sumber foto: bobbysajja.com

Sungai Buun

Pangakalan Bun terletak di tepian Sungai Buun. Pada masa lalu, kota ini bernama Pangkalan Buun. Dalam bahasa daerah setempat "pangkalan" berarti pelabuhan. Sehingga Pangkalan Buun berarti kota pelabuhan sungai Buun.

Bagi masyarakat Kotawaringin dan sekitarnya, alur Sungai Buun bagikan urat nadi kehidupan. Lewat Sungai Buun, mereka mengangkut hasil bumi dengan perahu untuk dijual di kota. Dari kota, perahu diisi barang kebutuhan sehari-hari untuk dijual ke pelosok desa.

Ramainya perdagangan di sekitar pelabuhan di Sungai Buun membuat daerah sekitar pelabuhan berkembang pesat dan tumbuh menjadi sebuah kota yang kini disebut Pangkalan Bun.

Istana Kuning

Pada masa lalu, Pangkalan Bun adalah ibukota Kerajaan Kutaringin. Peninggalan sejarah Kerajaan Kutaringin tersebut, sekarang masih bisa kita nikmati di kompleks Istana Kuning.

Menurut sejarah, pusat pemerintahan Kerajaan Kutaringin dulu berada di  Kotawaringin Lama. Istana tersebut diberi nama Istana Al Mursari. Namun, karena Pangkalan Bun berkembang pesat menjadi kota, sejak 1841 pusat pemerintahan Kerajaan Kutaringin dipindahkan ke Pangkalan Bun. Di tempat yang baru inilah raja mendirikan istana baru yang disebut Istana Kuning.

Istana Kuning merupakan istana kedua Kerajaan Kutaringin. Istana ini didirikan oleh pangeran ke-9 dari Kerajaan Kutaringin, yaitu Sultan Imanuddin.

Kalau ke Pangkalan Bun, sempatkan jalan-jalan ke Istana Kuning, ya. Di sini, kita dapat mengagumi kemegahan bangunan istana yang besar dan luas yang dibangun dari kayu ulin. Di dalam istana, kita mengetahui sejarah Kerajaan Kutaringin, teruatama raja-raja yang memerintah pada masa itu. 

toko souvenir di pangkalan bun blogspot com

Banyak toko suvenir di Pangkalan Bun menyediakan aksesoris berhias batu kecubung.
Sumber foto: tokosouvenirdipangkalanbun.blogspot.com

Batu Kecubung

Nah, kalau yang ini biasanya disukai sama bapak-bapak atau ibu-ibu yang hobi dengan aksesoris dari batu. Di Pangkalan Pun ada batu perhiasan yang sangat terkenal. Namanya batu kecubung. Batu kecubung ini tembus kalau diterawang dengan cahaya. Warnanya bisa kemerah-merahan atau keungu-unguan.

Batu kecubung sudah sejak lama menjadi suvenir atau oleh-oleh khas Pangkalan Bun. Batu kecubung diperoleh dari bukit batu yang terletak di bagian utara Kotawaringin yang disebut Batu Aji.

Aksesoris berhiaskan batu kecubung (seperti cincin, kalung, dan gelang) ini  banyak dijual di toko-toko suvenir di Pangkalan Bun.

Soto Manggala

Ini kuliner khas Pangkalan Bun. Sotonya berbeda dengan soto di Jawa. Soto manggala tidak dimakan dengan nasi, tetapi dengan singkong. Sedangkan daging ayam yang digunakan biasanya hanya bagian kakinya. Oya, kenapa soto ini disebut soto manggala? Ternyata "manggala" itu dalam bahasa setempat artinya singkong. Jadi soto manggala artinya soto singkong.

Teluk Kumai

Di Kabupaten Kotawiringin Barat ada teluk yang cukup terkenal, namanya Teluk Kumai. Kalau kita amati pada peta, Teluk Kumai terletak di Laut Jawa, persisnya di bawah Pulau Kalimantan (sebelah kiri Tanjung Puting) atau di atas Jawa Timur.

Saat ini, Teluk Kumai sangat ramai dengan kapal-kapal besar untuk mencari pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di daerah ini.

Teluk Kumai ini membelah bumi Kotawaringin Barat hingga ke pedalaman. Di daerah Kecamatan Kumai, ada dermaga besar, yaitu Pelabuhan Panglima Utar. Pelabuhan ini melayani pelayaran rute Kumai, Sampit, Jakarta, Semarang, dan Surabaya. 

pangkalanbun tourism blospot com

Istana Kuning, warisan sejarah Kerajaan Kutaringin. Sumber foto: pangkalanbuntourism.com

Panglima Utar

Di kompleks Pelabuhan Panglima Utar ada sebuah monumen untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan mengusir penjajah Belanda pada 14 Januari 1946.

Untuk mengenang perjuangan para prajurit Kumai yang gugur sebagai pahlawan, setiap tanggal 14 Januari diadakan acara peringatan. Dalam pertempuran dengan tentara Belanda ini, Panglima Utar menunjukkan kegigihannya melawan penjajah hanya dengan senjata mandau.

Menurut catatan sejarah, Panglima Utar adalah pejuang dari Komite Penyokong Kemerdekaan Republik Indonesia Cabang Kumai dari Barisan Jenggot atau para alim ulama yang bermarkas di Masjid Jami Kumai.

pantai kubu arsyil blogspot com

Pantai Kubu, Sumber foto: arsyil.com

Wisata

Setiap hari, ada saja turis dalam dan luar negeri yang datang ke Pangkalan Bun melalui Bandara Iskandar. Yap, selain menjadi pintu masuk ke Taman Nasional Tanjung Puting, Pangkalan Bun juga memiliki panorama sungai yang elok dan pantai-pantai yang indah.

Sebutlah, misalnya Pantai Kubu, Teluk Bogam, Pantai Keraya, dan Tanjung Keluang. Pantai-pantainya cukup bersih dengan pemandangan alam yang indah khas Kalimantan.

Bagaimana teman-teman di Pangkalan Bun? Apakah kamu cerita lain tentang kotamu? 

Teks: Sigit Wahyu, Sumber foto: kanalsatu.com, pangkalanbuntourism.com, arsyil.com

Author

kidnesia

Tags

Related Article