Dari Desa Hantu, Jadi Desa Wisata

Dari desa Hantu jadi desa Wisata

Kidnesia.com - Tak jauh dari Kota Huixian di Provinsi Henan, Cina, ada sebuah desa kecil bernama Guoliang. Desa ini terletak di pucak gunung batu yang terjal.

Terisolasi

Untuk keluar masuk desa itu, orang harus turun naik lembah dan tebing berbatu yang terjal. Hal itu membuat desa Guoliang  terputus dari dunia luar, sehingga Desa Guoliang bagaikan desa hantu yang sepi. 

Satu-satunya cara untuk membuka jalan ke desa itu, harus dibuat terowongan yang menembus gunung batu. Sayangnya pemerintah Cina keberatan. Pemerintah tidak mau mengeluarkan uang banyak  untuk membuat terowongan yang hanya akan digunakan oleh 300 penduduk Guoliang saja.

Terowongan

Penduduk Guoliang akhirnya memutuskan untuk membuat terowongan sendiri. Karena hanya itulah  satu-satunya cara untuk dapat mewujudkan harapan mereka untuk bisa terhubung ke seluruh dunia. Mereka mengumpulkan uang. Lalu dengan cara dan peralatan yang sederhana mereka meledakkan, menggali, dan memahat gunung batu. Kadang mereka harus bekerja di tebing-tebing, sehingga tidak sedikit korban jatuh dalam pembangunan terowongan itu.

Foto 3
Jendela terowongan yang unik
 

Ada Jendelanya

Akhirnya, pada tahun 1977, setelah 5 tahun dibangun, terowongan Guoliang pun jadi. Panjangnya 1200-1300 meter. Tingginya 5 meter. Lebarnya 4 meter. Cukup lebar untuk dilewat 2 buah kendaraan yang berpapasan di tengah terowongan. Uniknya terowongan ini memiliki 30 buah jendela. Jendela itu dibuat untuk memudahkan pekerja membuang puing. 

Ribuan Turis

Terowongan Guoliong unik. Pemandangan di sekitarnya indah. Setiap tahun terowongan Guoliang dikunjungi ribuan wisatawan. Desa Guoliang jadi ramai. Selain restoran, di desa itu sekarang sudah ada hotel. Terowongan Guoliang telah merubah Desa Guoliang dari desa hantu jadi desa wisata.

Foto: panoramio.com, huffingtonpost.com

Author

kidnesia

Tags

Related Article