Muninga, Pohon Berdarah

Pohon Berdarah

Kidnesia.com - Batang pohon ini terlihat seperti pohon berkayu biasa. Bisa dipanjat, bisa juga untuk bersandar. Apabila terluka, pohon ini berdarah. Darahnya berwarna merah. Ada yang mengira kalau pohon ini bagian dari gajah. Pohon apakah ini?

Pohon ini adalah sejenis pohon berkayu keras yang tumbuh di Afrika bagian selatan. Pohon bernama latin Pterocarpus angolensis ini dikenal dengan berbagai nama, antara lain kiaat, mukwa dan muninga. 

Pohon ini memiliki getah lengket berwarna merah gelap, mirip darah. Pohon yang bisa mencapai tinggi 18 meter ini batangnya coklat keabu-abuan, seperti gajah. Wah, pantas saja dikira gajah.

Alat rumah tangga dari kayu pohon Pterocarpus angolensis. Sumber foto: wood-database.com.

Alat rumah tangga dari kayu pohon Pterocarpus angolensis. Sumber foto: wood-database.com.

Penduduk setempat menggunakan getah berwarna merah ini sebagai pewarna alami. Ada juga yang menggunakannya sebagai kosmetik setelah dicampur dengan bahan-bahan lain. Getah pohon ini juga dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Walaupun belum terbukti secara ilmiah, warna merahnya yang seperti darah membuat banyak orang percaya kalau getahnya bisa menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan darah.

Kayu pohon ini mudah untuk diukir dan diolah menjadi berbagai macam bentuk, cocok untuk bahan furnitur. Kayunya juga dapat diolah menjadi bahan kapal dan perahu. Tak heran kalau kayu ini banyak dicari. Saat ini, pohon kayu berdarah jumlahnya sudah sangat berkurang. Semoga pohon unik ini tidak punah, ya...

Teks: Sylvana. Sumber: biodiversitymedia.ning.com, arkive.org, wood-database.com. Foto thumbnail: biodiversitymedia.ning.com/John Kabubu

Author

kidnesia

Tags

Related Article