Tempe, Kebanggaan yang Terlupakan

Tempe Kebanggaan yang Terlupakan

Kidnesia.com - Orang Perancis punya wine. Orang Korea punya kimchi. Orang Jepang punya sushi. Orang Indonesia punya tempe. Ssst, tempe Indonesia sangat unik dan patut dibanggakan, lo.

Kedelai yang Kurang Disukai

Orang Cina menanam kedelai setiap musim panas sejak 3.000 tahun lalu.  Panennya sangat berlimpah. Hmm, tanaman kedelai sangat cocok dengan iklim di negeri Cina. Karena tanaman kedelai suka sinar matahari. Matahari bersinar selama 16 jam saat musim panas di negeri Cina.

Sayangnya, biji kedelai sangat keras sehingga memasak kedelai butuh waktu yang lama. Akibatnya, kedelai kurang disukai oleh orang Cina. Mereka lebih suka gandum atau beras. Selain itu, kedelai juga mengandung zat tripsin yang menyebabkan rasa langu.

Benang Putih yang Lezat

Penduduk Jawa mengenal kedelai dari bangsa Cina yang datang ke Indonesia pada tahun 700 Masehi. Pada waktu itu Laksamana Cheng Ho membawa banyak armada kapal. Armada itu ada yang berisi hewan ternak, beras, dan kedelai.

tempe 1

Tempe adalah kedelai yang ditutupi benang-benang putih jamur Rhizopus sp. Foto: Istimewa.

Ketika sampai di Jawa, kedelai pasukan Cheng Ho, ditumbuhi jamur putih. Jamur putih itu adalah jamur Rhizopus sp. Uniknya, jamur ini justru menyebabkan kedelai terasa lezat. Jamur Rhizopus sp. telah mengubah protein kedelai menjadi asam amino. Padahal, asam amino biasanya hanya terdapat di daging hewan, lo. Jamur Rhizopus sp. telah mengubah protein kedelai sama seperti protein daging hewani.

Hmm, boleh dibilang, tempe adalah "daging" yang sangat sehat. Karena tidak mengandung kolesterol seperti daging hewani. Makan tempe akan membuat tubuh lebih sehat.

Khas Pulau Jawa

Sejak itu kedelai yang diselimuti jamur putih dikenal orang Cina dan orang Jawa. Makanan dari kedelai yang ditumbuhi jamur putih ini pun lalu dinamai tempe.

Para ahli sudah meneliti bahwa jamur yang tumbuh di tempe hanya ditemukan di Jawa. Tempe dapat dianggap sebagai makanan asli dari Jawa. Meskipun kedelainya berasal dari Cina dan tanaman kedelai tidak bisa tumbuh subur di Jawa.

tempe jawa

Sebagian besar orang Jawa suka makan tempe setiap hari.

Hampir semua orang Jawa makan tempe setiap hari. Bahkan, saking terkenalnya, tempe sampai ditulis di buku sastra kuno Jawa, lo. Buku itu berjudul Serat Centini. Serat Centini ini dibuat oleh keluarga keraton Solo di Jawa.

Uniknya Tempe Indonesia

Semua negara di dunia bisa membuat tempe. Namun, tempe di Indonesia sangat khas. Itu karena tempe Indonesia dibuat oleh 8 jenis mikrobio. Yaitu Trichosporon, Rhizopus, Penicillium, Mucor, Aspergillus, Micrococcus, Bacillus, dan Klebsiella pneumoniae.  

Nah, salah satu bakteri yang hanya ditemukan di tempe Indonesia adalah bakteri Klebsiella pneumoniae. Bakteri ini menghasilkan vitamin B12 di tempe. Bakteri Klebsiella pneumoniae menyebabkan tempe Indonesia sebagai satu-satunya tempe di dunia yang mengandung vitamin B12.

Wah, rupanya tempe Indonesia bukan hanya lezat. Tempe Indonesia juga kaya sekali mikrobio yang berguna. Tempe adalah kekayaan Indonesia, yang tak dimiliki negara lain.

FAKTA UNIK

Jamur tempe bisa tumbuh di kacang tanah, biji saga, dan biji melinjo. Oleh karena itu, tempe bisa dibuat dari kacang non kedelai. Namun, orang Indonesia lebih suka makan tempe yang dibuat dari kedelai.

Teks: Johanna Ernawati
Narasumber:
* Wida Winarno. The Tempe Project - International Conference on Tempe Indonesia. Fakultas Bioteknologi, Universitas Atmajaya, Jakarta.

* Udaya Halim. Benteng Heritage. Museum Kebudayaan Indonesia-Tionghoa. Tangerang.

Ilustrasi: Uzie/Dok. Majalah Bobo

Author

kidnesia

Tags

Related Article