Tradisi Pasang Inai

Tradisi Pasang Inai

Kidnesia.com - Tradisi mempercantik calon pengantin wanita dengan memasang tumbukan daun inai pada kuku, ternyata sudah menjadi kebiasaan di berbagai daerah di Indonesia. Acara berinai ini biasanya dilakukan sehari atau pada malam, menjelang hari pernikahan.

 

inai
Dengan lukisan inai, tangan calon pengantin jadi terlihat indah.
Foto: Ricky Martin

Berinai Curi

Di daerah Riau,acara memasang inai ini disebut berinai curi. Acara ini diadakan pada malam hari dan hanya melibatkan calon pengantin wanita.

Berinai curi diadakan sekurang-kurangnya satu malam. Bagi keluarga tertentu yang mampu, bisa mengadakan acara tersebut sampai tiga malam, lima malam, atau tujum malam.

Inti acaranya adalah memasang inai pada jari tangan dan kaki calon pengantin wanita oleh keluarga dan sahabat-sahabatnya.

Warna merah yang berasal dari daun inai, konon bisa melindungi pengantin dari marabahaya.

Bohgaca

Di Aceh,acara menghiasi tangan calon pengantin wanita dengan inai disebut bohgaca. Makanya kalau di Aceh ada wanita tangannya masih berhias inai, maka ketahuan kalau dia pengantin baru.

Acara bohgaca dilakukan setelah acara kruet andam atau mengerik rambut halus agar tubuhnya tampak bersih.

Malam Bainai

Di Minangkabau, Sumatera Barat,acara ini disebut malam bainai. Malam bainai adalah acara pamitan bagi calon pengantin wanita kepada keluarga besar karena besok dia hendak menikah.

Malam bainai juga sering disebut malam seribu doa dan harapan karena semua kerabat dan sahabat akan memberikan doa restu.

Usai acara inti, para tamu yang hadir dihibur dengan kesenian papar yang mengisahkan perjalan hidup calon pengantin wanita yang diiringi dengan musik saluang.

Berpacar

Di daerah Palembang, Lampung, dan Betawi namanya hampir sama. Di Palembang disebut berpacar. Di Lampung disebut pasang pacar, dan di Betawi disebut malem pacar.

Di Palembang, Sumatera Selatan, acara berpacar merupakan keharusan, sebab warna merah yang ditimbulkan pada daun inai memiliki kesan magis dan dipercaya bisa mengusir pengaruh jahat.

Kenapa ada kata "pacar"? Pacar itu nama lain untuk tanaman inai atau henna. Acara ini diadakan setelah acara mengerik rambut-rambut halus pengantin agar mudah dirias.

 

daun inai
Daun inai yang sudah dilumatkan, siap dipakai untuk acara adat.
 

Mappaci

Dalam pernikahan adat Bugis acara ini disebut mappaci. Kalau di daerah Makassar, Sulawesi Selatan,acara mengoleskan daun inai ini disebut akkorontigi.

Pemasangan inai melambangkan kesucian dan kesiapan hati calon pengantin dalam berumah tangga.

Peta Kapanca

Dalam tradisi perkawainan adat Bima, acara mengoleskan tangan calon pengantin disebut peta kapanca.

Acara ini dilakukan di uma ruka atau rumah pernikahan dan dilakukan oleh tujuh ibu-ibu dan disaksikan oleh tamu undangan yang semuanya kaum wanita.

Pemasangan inai ini dimaksudkan untuk mengingatkan calon pengantin, bahwa ia akan segera menjadi ibu rumah tangga.

Acara memasang inai merupakan keunikan dalam tradisi perkawinan adat di Indonesia yang harus dilestarikan.

Sayangnya,  tanaman inai sekarang semakin sulit didapat. Apakah di tempatmu ada tanaman inai? Ayo, ajak teman-temanmu mulai menanam inai.

BOBO
BOBO

Teks: Sigit Wahyu

Foto: Ricky Martin
 

Author

Sigit Wahyu

Tags

Related Article